SEMARANG, 9/10 - HUT TNI. Sejumlah prajurit TNI berbaris sambil memegang senjata, saat mengikuti defile pasukan pada peringatan HUT ke-63 TNI, di lapangan Kodam IV/Diponegoro, di Semarang, Kamis (9/10). Puncak peringatan HUT TNI yang mengusung tema "Dengan Semangat Satu Abad Kebangkitan Nasional, TNI Bersama Segenap Komponen Bangsa Siap Menjaga Kedaulatan NKRI" itu akan berlangsung pada 14 Oktober mendatang di Surabaya. FOTO ANTARA/R. Rekotomo/ss/mes/08

Sumber Foto : https://garu999.wordpress.com

Tidak ada salahnya jika setiap orang bermimpi tentang sebuah keamanan yang didambakan. Karena sejatinya keamanan adalah kebutuhan pasikologis dasar manusia.
piramida-maslowPiramida kebutuhan dasar psikologi manusia menurut Maslow dapat dilihat pada gambar disamping. Kebutuhan paling mendasar adalah kebutuhan fisiologis / kebutuhan fisik, kemudian disusul dengan kebutuhan akan rasa aman merupakan kebutuhan pokok nomor dua.

Setiap manusia pasti membutuhkan hal-hal ini selama hidupnya. Jika salah satu saja tidak terpenuhi, maka keseimbangan psikologisnya pasti akan terganggu. Misalnya karena kebutuhan akan rasa aman dan perlindungan tidak terpenuhi maka seseorang akan menjadi paranoid, atau istilah anak muda sering dikata “parno” (bukan salah tulis porno. red-). Sama saja dengan kekurangan kebutuhan akan harga diri, seseorang akan kehilangan kehormatan diri dan akan sering dilecehkan oleh orang lain. Kelima kebutuhan dasar itu harus terpenuhi demi terwujudnya keseimbangan kehidupan setiap diri manusia.

Keamanan individu

Nah impian tentang sebuah rasa aman bisa beragam masing-masing orang. Dan setiap orang akan melakukan cara sendiri-sendiri untuk bisa memperoleh rasa aman. Misalkan seorang pengusaha akan menyewa “bodyguard” atau bahkan tentara bayaran yang akan melindungi dirinya. Atau seorang pejabat pemerintah membutuhkan pengawalan ketika ingin bepergian. Atau seorang bayi yang selalu ingin dekat dengan ibunya agar mendapatkan rasa aman.

Tapi apakah kita pernah berfikir apabila cara-cara yang kita tempuh untuk mendapatkan keamanan tidak selalu berhasil, atau dengan kata lain bila keamanan tak seindah impian. Kita ingin selalu dapat pengawalan, akan tetapi kita tidak punya uang untuk membayar pengawal. Kita ingin selalu dekat dengan orang tua, akan tetapi orang tua kita sudah tiada. Ataupun hal-hal lain yang dapat menghalangi kita mendapatkan keamanan yang kita impikan. Itu sangat mungkin untuk terjadi.

Keamanan Bersama

Apabila setiap orang mempunyai kebutuhan akan rasa aman, begitu juga halnya dengan kebutuhan keamanan pada sekelompok orang yang tinggal di satu wilayah secara bersama, tentunya semuanya berharap agar dirinya dapat merasa aman. Setiap anggota kelompok sudah seharusnya saling mengamankan anggota yang lain. Istilah kerennya kalau dalam film 300, para spartan memiliki motto, “Kekuatan dari Spartan adalah pada teman yang ada di bahu kirinya”. Jadi masing-masing anggota mengamankan anggota yang lain sehingga terciptalah rasa aman yang diimpikan.

Tetapi apa yang terjadi saat ada sebagian dari anggota yang tidak ikut serta mengamankan lingkungan dan orang-orang di sekitarnya ? Tentu dapat ditebak, keamanan bersama akan menjadi lemah. Seperti halnya seorang hansip atau satpam yang ditugaskan untuk menjaga sebuah perumahan. Apakah satpam dapat bekerja sendiri tanpa didukung dengan pelaporan dan kesaksian dari para warga ?. Sebagai contoh misalnya ada peristiwa pencurian mobil, hansip ingin menindak dengan meminta bantuan kepolisian, kemudian apakah si pencuri dapat dengan serta merta ditangkap tanpa adanya keterangan dari para saksi dalam hal ini adalah orang lain dan juga para tetangga ?. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keamanan diri sendiri dan keamanan bersama dapat dibangun apabila semua anggota kelompok bekerja sama untuk saling mengamankan.

Sangat indah sekali jika kita saling mengingatkan untuk sekedar memastikan semua pintu dan jendela telah terkunci sebelum pergi mudik, ataupun kita segera melaporkan kepada satpam saat melihat orang yang mencurigakan berkeliaran di kompleks kita. Semua saling membantu, dan semua saling mendukung.

Kemajuan teknologi dapat kita manfaatkan untuk mewujudkan kemanan bersama dalam lingkup lingkungan. Seperti sirene, CCTV di jalan-jalan, aplikasi-aplikasi smartphone seperti Kentongan patut untuk dicoba.

Informasi terkait: