urbanisasi3

Sumber Foto : gesco03.blogspot.com

Pertumbuhan penduduk pada saat ini sangatlah cepat. Termasuk pertumbuhan penduduk di Indonesia. Pertumbuhan ini pada tahun 2010 tercatat sebanyak 1.49% per tahun (sumber : BPS Sensus 2010). Sedangkan total jumlah penduduk Indonesia saat ini adalah 237.641.326 jiwa (sumber : BPS Sensus 2010). Hal tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak ke-4 di seluruh dunia. Distribusi penduduk paling banyak ada di Pulau Jawa.

Tentu saja hal tersebut menimbulkan keuntungan dan kerugian bagi masayarakat sendiri maupun bagi pemerintah.

Dampak Positif Pertumbuhan Penduduk

1. Ketersediaan tenaga kerja

Dengan penduduk yang semakin bertambah, dan semakin banyak maka jumlah tenaga kerja akan semakin tersedia, (sampai sisa malah sekarang). Tenaga kerja ini dapat bekerja di Indonesia ataupun di negara lain sebagai Tenaga Kerja Indonesia, baik itu menjadi karyawan, manajer perusahaan, ataupun pada pekerjaan lain yang mana secara tidak langsung akan menghasilkan devisa untuk Indonesia.

2. Keberagaman budaya

Penduduk yang banyak dan selalu bertumbuh akan menimpulkan keberagaman budaya, setiap daerah akan memiliki budaya cirikhas masing-masing. Sehingga kenaekaragaman budaya Indonesia ini dapat meningkatkan sektor pariwisata internasional.

3. Pertahanan Negara

Penduduk yang banyak akan meningkatkan ketahanan negara, karena mayoritas penduduk adalah berusia muda dan usia produktif. Sehingga apabila negara mengalami ancaman atau gangguan dari negara lain, akan ada banyak yang ikut membela negara.

Baca Juga : Pentingnya Pertisipasi Warga Dalam Lingkungan RT

Dampak Negatif Pertumbuhan Penduduk

1. Menyempitnya lahan pertanian

Tak dapat dipungkiri, dengan penduduk yang banyak secara otomatis akan banyak kawasan yang dijadikan sebagai perumahan, sebagai tempat untuk tinggal. Karena lahan kosong yang tidak produktif sudah semakin penuh, akhirnya lahan pertanian-pun juga diubah fungsinya sebagai lahan perumahan. Hal ini akan mengikis wilayah pertanian dan secara otomatis akan melemahkan ketahanan pangan dalam negeri.

2. Timbulnya berbagai permasalahan masyarakat

Di dalam sebuah negara demokrasi yang menganut kebebasan berpendapat, semakin banyak penduduk maka akan semakin banyak pula pendapat yang muncul. Sangat mungkin terjadi gesekan bahkan benturan antara pendapat satu dengan pendapat yang lain. Yang mana hal ini akan menimbulkan berbagai permasalahan di dalam masyarakat sendiri.

3. Keterbatasan lapangan pekerjaan

Penduduk dan angkatan kerja yang semakin banyak yang tidak diimbangi dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang baru akan menghasilkan pengangguran. Selain muncul pengangguran juga akan berdampak pada adanya sistem kerja kontrak dan PHK. Itu merupakan dampak natural agar sebagian besar masyarakat dapat bekerja. PHK terjadi karena ketidak seimbangan pemasukan dan pengeluaran perusahaan. Biaya produksi yang mahal dan disertai daya beli masyarakat yang melemah akan menimbulkan PHK (Putus Hubungan Kerja)

Baca Juga : 5 Aplikasi Android Terbaik Untuk Kependudukan

Penduduk yang banyak pun juga perlu adanya pencatatan administratif yang teratur. Pencatatan penduduk dari level Desa, Kabupaten, dan Pemerintah pusat harus rapi dan teratur, karena apabila tidak, hal ini justru akan menambah permasalahan baru di lingkup kependudukan Indonesia.

Hal tersebut dapat diwujudkan dengan kebijakan dari pemerintah dan disertai dukungan dari seluruh masyarakat demi terciptanya pendataan administrasi yang bagus. Bahkan saat ini telah hadir aplikasi untuk kependudukan dalam lingkup RT yang bernama Kentongan.

 

Informasi terkait: