silluet-masjid-141

Sumber Foto : http://bagindaery.blogspot.co.id/

Salah satu tradisi dibulan Ramadhan yang sampai saat ini masih melekat di masyarakat Indonesia adalah “ngabuburit”. Istilah ngabuburit secara bahasa berasal dari bahasa Sunda yang artinya adalah menunggu sore, “burit = sore”. Akan tetapi istilah ini sudah mengalami penyempitan makna dan hanya merujuk pada kegiatan menanti datangnya waktu magrib atau berbuka puasa saat bulan Ramadhan. Karena berbuka puasa dilakukan di waktu sore, jadi menunggu sore disamakan dengan menunggu berbuka puasa.

Karena ngabuburit merupakan senjata ampuh untuk membunuh waktu agar penantian berbuka puasa tidak terasa lama (maklum udah ujung-ujung sore biasanya pada ngerasa kelaparan). Kegiatan ngabuburit ini menjadi pemandangan sehari-hari menjelang magrib di setiap bulan Ramadhan. Akan sangat banyak dijumpai kegiatan ngabuburit di berbagai kota besar maupun kecil.  Kebanyakan yang suka ngabuburit adalah para anak muda. Kegiatan ngabuburit setiap orang akan berbeda-beda. Ada yang pergi jalan-jalan, ada yang mengadakan kegiatan bersama warga sekitar, ataupun sekedar berdiskusi atau ngobrol santai bersama teman-teman sejawat.

Sebenarnya ngabuburit ini bisa menjadi pedang bermata dua bagi ibadah puasa. Dilain sisi puasa menjadi terasa lebih ringan karena dibarengi rasa senang karena bersama teman-teman di penghujung sore. Di lain sisi cara ngabuburit yang salah akan merusak pahala puasa. Hal ini yang perlu diwaspadai dalam kegiatan ngabuburit jangan sampai puasa yang dilakukan dari subuh hingga sore hari menjadi kehilangan makna atau merusak pahala.

Hal yang perlu diwaspadai dan dijauhi  adalah kegiatan-kegiatan maksiat. Kegiatan yang dilarang oleh agama termasuk dalam kegiatan maksiat, dan kegiatan maksiat ini akan merusak pahala puasa yang telah kita lalui dari pagi hari. Apa sih pahala yang rusak itu ? Jadi ibarat kalau kita mengerjakan sesuatu dengan “iming-iming” sebuah mobil dari si pemberi kerja, nah karena kita bekerja dengan asal-asalan, dan melakukan hal-hal yang dilarang oleh si pemberi kerja, ya mobil yang dijanjikan menjadi tidak sempurna, misal ban nya bocor, olinya bocor, mobil bekas, ataupun udah baret-baret.

Contoh ngabuburit seperti apa yang perlu dihindari ?

1. Ngabuburit yang menjadi ajang pacaran

Ini yang sering dilakukan oleh anak muda zaman sekarang. Menunggu buka puasa bersama pacar akan sangat terasa sempurna. Rasa lapar dan dahaga akan sirna begitu saja bak disulap oleh seorang David Copperfield. Akan tetapi perlu diketahui. Berpacaran dan berduaan dengan lawan jenis adalah hal yang dilarang dalam ajaran agama Islam. Sehingga sebisa mungkin ngabuburit dengan kegiatan pacaran harus dijauhi. Ya ditahan-tahan dulu jangan pacaran selama bulan puasa. Lebih bagus lagi kalau menikah saja, yang tadinya dosa bisa jadi pahala.

2. Ngabuburit menjadi ajang ngerumpi dan gosip

Nah ini yang sering dilakukan ketika bersama-sama dengan teman sejawat. Terutama bagi kaum ibu-ibu atau bibit ibu-ibu (remaja cewek). Hal ini sangat berbahaya sekali, emang terasa sangat asyik ketika kita berkumpul, ngomong sesuatu tentang orang lain. Bercerita kesana kemari tanpa terkontrol ngomingin orang, mengejek dan kadang dengan cerita yang ditambah-tambahi atau mengada-ngada. Bersiap-siaplah kalian berpuasa hanya mendapatkan lapar dan haus. Jangan salah sangka, bapak-bapak juga perlu hati-hati

3. Ngabuburit yang mengganggu kegiatan orang lain

Ngabuburit selanjutnya yang dapat merusak pahala adalah ngabuburit yang mengganggu orang lain. Tau gak kalau ngabuburit sambil nyalain mercon / petasan yang tentu saja membuat suara berisik dan mengganggu orang-orang sekitar. Atau mungkin dengan pawai bersama geng motornya dengan suara berisik  sangat mengganggu pengguna jalan yang lain. Hal-hal lain yang mengganggu orang lain mesti nya udah pada tahu kan ya. Kalau bisa dijauhi hal-hal seperti itu.

Terus ngabuburit nya kayak gimana ?

Ya kita lakukan ngabuburit yang bermanfaat. Jauhi hal-hal yang telah tertulis tadi. dapat ditambah juga dengan menunggu magrib dengan berdiskusi tentang agama, ataupun dengan mengadakan kajian-kajian. Menunggu waktu sore dengan mengadakan buka bersama dengan tetangga sehingga kerukunan dapat terjalin. Memberi buka puasa kepada orang lain itu akan berpahala sama seperti orang yang berpuasa, wah dapet pahala double kan. Alangkah baiknya kalau moment puasa ini membuat kita semakin rukun dengan tetangga, karena dengan kerukungan keamanan lingkungan akan terwujud lebih mudah.

Beberapa hal seru yang mungkin dapat dilakukan bersama orang-orang sekitar :

1. Ngabuburit dengan persiapan buka bersama tetangga

Ya enak kan nunggu magrib sambil nyiapin untuk buka bersama, walaupun sebuah pesta kecil-kecil an tapi akan berdampak banyak bagi kehidupan lingkungan. Semua sedekah kita untuk memberi buka puasa akan dibalas dengan pahala puasa sebanyak orang yang kita beri buka. Mantab kan..

2. Ngabuburit dengan mengadakan kajian yang menambah ilmu serta keimanan

Ini yang seharusnya dilakukan oleh anak-anak muda. Menjadi generasi muda itu bukannya diisi dengan bersenang-senang, pacaran, ngerumpi, nongkrong. Tapi mumpung masih muda kita harus banyak-banyak mencari ilmu. Untuk bekal kita hidup di masa tua. Karena masa depan suatu negeri bergantung pada generasi muda. Yang sekarang muda besok akan tua, para pemimpin negeri ini akan digantikan oleh para generasi muda sekarang, So..? Belajarnya dan kumpulkan ilmu sebanyak-banyaknya agar negeri ini kelak menjadi negeri yang maju dan berpengetahuan.

3. Ngabuburit dengan berburu ta’jil gratisan

Nah ini nih yang paling demen dilakuin oleh para perantau dan anak kos, berburu takjil gratis. Bulan Ramadhan merupakan berkah pagi setiap makhluk. Buka puasa gratis banyak diadakan di masjid-masjid. Siapapun boleh datang dan ikut makan, bagi para mahasiswa pasti sampai hafal bukan hanya di lokasi masjidnya, tapi mungkin sampai menghadal keenakan menu dari tiap-tiap masjid. Waah akan sangat menyenangkan jika kita bersama teman-teman berkeliling masjid-masjid di sekitar wilayah kita di waktu sore. Tapi jagan cuma makan doang, datanglah agak awal karena selain mendapat makanan jasmani kita juga akan mendapatkan makanan rohani dari beberapa ustadz yang sudah dijadwalkan.

 

Ayo mumpung masih hari pertama puasa, jaga puasa kita baik-baik di tahun ini.

Informasi terkait: