11743807

Sumber Foto : malhadi-mglenaldi9f.blogspot.com

Pada zaman dahulu, kentongan bambu merupakan alarm tradisional yang telah dipakai sejak abad 19 atau sejak Kerajaan Majapahit. Pada saat itu kentongan digunakan untuk mengumpulkan warga biasanya karena ada pengumuman. Pada perkembangan selanjutnya kentongan juga digunakan sebagaiĀ alarm apabila terjadi tanda bahaya di suatu lingkungan. Apabila terjadi alarm tanda bahaya seperti pembunuhan, kebakaran, banjir bandang, ataupun pencurian, Kentongan dipukul sesuai dengan kode bahaya yang telah disepakati, suara kentongan ini akan diteruskan oleh pos lain dengan memukul suara kentongan dengan kode yang sama, sehingga berita darurat segera tersebar di masyarakat.

Fungsi Alarm Tanda Bahaya

Alarm disini adalah tanda bahaya berupa sinyal, bunyi, sinar, dan sebagainya. Atau alat mekanik yang dirancang untuk memperingatkan akan adanya bahaya atau kerusakan (KBBI). Alarm memang jarang digunakan tetapi akan sangat berguna pada saat-saat genting atau gawat darurat. Keadaan gawat darurat ini terjadi secara tiba-tiba, dan apabila kita sudah siap dengan alarm, memperingatkan warga agar segera mengamankan diri tidaklah terasa sulit.

Ada bermacam-macam wujud alarm, ada yang berupa alat seperti kentongan, ada yang berupa sirene, atau berupa suara manusia (teriakan). Yang mana kesemuanya mempunyai satu fungsi yang sama yaitu sebagai penanda bahwa ada bahaya di sekitar koloni / lingkungan.

Alarm Tanda Bahaya Modern

Di era modern ini, alarm tanda bahaya menjadi semain beragam. Mulai dari informasi di televisi, radio, sirine, sampai pada smartphone. Yang mana inti dari alarm ini adalah agar warga segera mengetahui apabila sedang / akan terjadi suatu bahaya. Misal sedang terjadi kebakaran, kebakaran merupakan salah satu bahaya yang mana seluruh warga sekitar kejadian kebakaran harus tau dan perlu tindakan bersama untuk memadamkan api. Agar si jagi merah tidak menyebar dan meluas ke area-area tetangga.

Gedung-gedung modern sudah menggunakan sensor api dan alarm otomatis apabila terjadi kebakaran, akan tetapi untuk pemukiman penduduk masih sangat minim penggunaan alarm ini. Alarm yang efektif untuk masyarakat perumahan, pedesaan, atau perkotaan yang mana tinggal di bangunan yang terpisah adalah sebuah smartphone yang dipegang oleh masing-masing individu. Sehingga alarm akan tepat sasaran dan kemungkinan untuk diketahui oleh pemegang smartphone mendekati 100%.

Mengapa smartphone ?

Smartphone dipilih karena pada masa ini smartphone merupakan perangkat yang dimiliki oleh hampir semua orang. Bahkan anak kecil pun sudah memiliki smartphone. Karena smartphone hampir selalu ada di tangan setiap orang, maka alarm yang melalui media smartphone akan sangat efektif. Sudah banyak aplikasi uang menyediakan fitur alarm atau panic button. Salah satunya adalah Kentongan. Kentongan dirancang khusus untuk kepentingan kemasyarakatan, kependudukan, dan sebagai alarm yang akan dimiliki oleh seluruh warga RT. Anda dapat menerapkan aplikasi Kentongan ini di lingkungan Anda. Cara mendapatkan aplikasi Kentongan cukup dengan melakukan download dari Google Play Store maupun Apple AppStore dengan nama Kentongan.

Informasi terkait: