Touring

Sumber Foto : Kentongan

Banyak orang beranggapan bahwa kemajuan suatu daerah atau wilayah tergantung dengan pemimpinnya. Memang hal ini tidak lah salah, akan tetapi masih kurang tepat karena partisipasi warga jauh lebih penting. Kepiawaian pemimpin dalam memberikan ide-ide cemerlang hanya memberikan kontribusi beberapa persen untuk kemajuan sebuah daerah atau lingkungan. Tugas pemimpin adalah untuk membawa lingkungan akan dibawa kemana dengan cara apa. Ibarat seperti sekelompok orang yang berjalan, tugas pemimpin adalah yang mencari arah dan tujuan, memilih jalan yang terbaik dan paling cocok dengan kondisi warganya.

Pemimpin dan pengaruh

Ada yang bilang bahwa pemimpin haruslah berwibawa, itu memang benar karena dengan wibawa yang tinggi akan membuat warganya segan dan mengikuti arah langkah pemimpin. Tetapi pada intinya adalah pemimpin haruslah seorang yang memiliki pengaruh yang besar dan dipercaya oleh mayoritas warga bahwa dia adalah pemimpin yang baik.

Syarat seorang pemimpin adalah mempunyai pengaruh yang cukup besar untuk dapat menggerakkan warganya. Tanpa adanya pengaruh yang kuat, sangatlah mustahil rencana-rencana dan ide-ide yang telah tersusun rapi dapat terwujud dengan baik. Selain seorang yang memiliki pengaruh, pemimpin juga harus merupakan orang yang lebih berpengalaman dan mengerti arah dan tujuan.

Partisipasi Warga

Pengaruh dari seorang pemimpin pada dasarnya adalah untuk membangkitkan partisipasi warga, sehingga seluruh warga dapat mengikuti jejak pemimpin dan bertindak sesuai dengan arahan pemimpin. Pemimpin dan warga haruslah mempunyai satu visi yang sama, dan mengerti posisi masing-masing. Pemimpin yang berpikiran futuristik / berpandangan kedepan akan sia-sia apabila tidak diikuti atau diacuhkan oleh warganya, akibatnya dalam sebuah kelompok akan terburai dan berjalan sendiri-sendiri seperti tiak ada pemimpin.

Keberhasilan daerah-daerah untuk berkembang dan maju tidak hanya semata-mata dari integritas pemimpin. Dapat kita ambil contoh dari Kampung Cyber Jogjakarta. Menurut cerita dari Ketua RT Kampung Cyber (RT 36 Taman, Yogyakarta) yaitu mas Koko. Pada awalnya Kampung Cyber seperti kampung-kampung yang lain, akan tetapi dari pemikiran futuristik mas Koko dan Mas Heri untuk memajukan lingkungan dengan optimalisasi teknologi, maka beliau berdua melakukan pelatihan terhadap satu per satu warga terhadap teknologi. Satu per satu ibu-ibu dan bapak-bapak dikenalkan dengan komputer, jaringan internet, smartphone, yang mana hal ini bersama-sama dioptimalkan oleh seluruh warga.

Keberhasilan Kampung Cyber menjadi kampung percontohan dalam penerapan teknologi di lingkungan merupakan bentuk nyata dari partisipasi warga yang mempunyai visi yang kuat. Seluruh warga di RT 36 ini berkeinginan untuk maju, sehingga mereka mempunyai semangat untuk belajar teknologi, dan mengoptimalkan untuk kemajuan daerah mereka. Referensi lengkap tentang kampung cyber dapat dilihat di http://www.rt36kampoengcyber.com/

Setiap daerah mempunyai kesempatan untuk dapat maju dan berkembang, dengan mengoptimalkan segala sesuatu yang mendukung, tentu saja dengan didasari oleh partisipasi warga yang proaktif. Mari bersama-sama kita menjadi pribadi yang dapat saling diandalkan. Kita dapat mengandalkan pemimpin  lingkungan kita, dan pemimpin lingkungan kita dapat mengandalkan kita sebagai warga. Mari kita mulai dari lingkup yang kecil seperti Rukun Tetangga / RT tempat dimana kita tinggal.

Informasi terkait:

  • Tidak ada informasi terkait