Sejarah Kentongan
31 March 2016

IMG_2016-03-21 10:36:27

Sumber Foto : Kentongan

Ketua RT merupakan tugas untuk mengayomi dan memberikan rasa nyaman terhadap warga. Membantu urusan-urusan administrasi masyarakat, dan membantu menjadi penengah apabila terjadi konflik di masyarakat. Tak jarang Ketua RT juga menjadi tempat curhat bagi para warga.  Karena segala keluh kesah terhadap pemerintahan ataupun hal yang terkait dengan kehidupan masyarakat pasti akan terdengar oleh Ketua RT terlebih dahulu sebelum sampai ke tingkat Desa, Kecamatan, atau Kabupaten / Kota.

Kemana Ketua RT Curhat ?

Ketika warga mempunyai tempat untuk curhat (curahan hati) terkait permasalahan-permasalahan lingkungan. lalu kemanakah Ketua RT akan curhat terkait beban yang diembannya, sedangkan apresiasi kepada para Ketua RT tidak ada undang-undang yang jelas menyebutkannya. Untuk curhat ke Kepala Desa itu juga bisa, akan tetapi tidak akan bisa intens dan langsung seperti halnya warga yang curhat kepada Ketua RT. Disaat yang seperti itu, Ketua RT butuh advise atau bisa juga membutuhkan alat bantu untuk meringankan tugas-tugasnya sebagai Ketua RT.

Sejarah Kentongan

Sejarah Kentongan dimulai dari salah satu Ketua RT di perumahan Kwarasan di Jogjakarta melakukan curhat kepada sebuah tim developer aplikasi. Maka disimpulkan bahwa Ketua RT membutuhkan suatu aplikasi atau alat untuk mengatur warga, mendata penduduk, memberikan informasi dengan cepat dan ada fitur tanda bahaya yang dapat digunakan apabila terjadi keadaan darurat.

Tim developer aplikasi tersebut menangkap bahwa akan sangat memudahkan apabila Ketua RT dan warga dikelola oleh sebuah aplikasi yang dirancang untuk membantu tugas-tugas Ketua RT. Maka lahirlah sebuah aplikasi yang awalnya dinamain dengan “e-Neighbourhood”. Akan tetapi untuk tetap menghidupkan kearifan lokal Indonesia, maka aplikasi tersebut diberi nama Kentongan. Sejarah Kentongan sudah terungkap sekarang.

Baca Juga : Saran Aplikasi Untuk Lingkungan

Kentongan Untuk Ketua RT

Kentongan mulai diperkenalkan kepada masyarakat Yogyakarta dan mendapatkan sambutan yang baik dari para Ketua RT yang telah menggunakan Smartphone. Berbagai kemudahan mulai dirasakan terutama untuk pendataan warga, mencari data warga, dan memberikan informasi kepada warga. Ketua RT juga terbantu dengan adanya fasilitas pencatatan Kas. Ketua RT merasa sangat terbantu dengan aplikasi Kentongan. Sebelum diterapkan ke seluruh warga, Ketua RT memilih beberapa warga untuk melakukan test aplikasi, manfaat dan dampak bagi komunikasi RT, akhirnya pada sebuah pertemuan RT seluruh warga diberitahukan agar melakukan instalasi aplikasi android gratis terbaik Kentongan. Daftar RT Kentongan  pun kini telah bertambah satu.

Kentongan Untuk Warga

Warga juga mendapatkan manfaat dengan Kentongan ini. Segala usulan dan keluh kesah kepada RT dapat langsung disampaikan dan tercatat di arsip RT secara otomatis. Walaupun warga tersebut berada di luar kota. Manfaat paling mengena adalah ketika salah seorang warga sedang berada di luar kota ataupun luar negeri, dan melihat tatanan rukun tetangga yang bagus dapat langsung segera menginformasikan kepada Ketua RT agar dapat ditiru demi kemajuan RT.

Baca Juga : Sosialisasi Kentongan di Jogjakarta

Manfaat bagi warga yang lain adalah warga dapat secara langsung memantau pergerakan kas RT, mengetahui apabila Ketua RT akan mengadakan suatu acara atau kegiatan secara realtime walaupun warga sedang berada di luar kota ataupun di luar negeri. Sangat membantu sekali sehingga acara-acara di RT tempat kita tinggal masih tetap memberikan informasi walaupun kita sedang dinas keluar negeri.

Manfaat Kentongan sudah dirasakan oleh beberapa RT di Jogja dan Jakarta. Kapankah RT Anda juga ikut merasakan kentongan ? Segera download aplikasi android gratis terbaik ini di Google Play Store.

Informasi terkait: