smart-city-dan-smart-regency

Sumber Foto : ahmadfauziansori.com

Smart City dan Smart Regency menjadi sebuah tren tersendiri untuk para Pemerintah Daerah (Pemda). Setelah Jakarta dan Bandung, pemerintah daerah lain juga tidak mau ketinggalan untuk ikut serta membuat daerah mereka mendapatkan gelar Kota Cerdas atau Kabupaten Cerdas. Karena pada saat ini antara pemerintah kabupaten dan kota sudah sama-sama maju dan dapat berkompetensi bersama demi kemakmuran rakyatnya.

Seiring perkembangan teknologi, pembuatan Kota / Kabupaten yang smart menjadi sebuah tuntutan secara langsung atau tidak langsung dari pemimpin daerah, dan tentu saja hal ini akan menguras tenaga dan pikiran dari divisi Kominfo (Komunikasi dan Informasi) untuk dapat membuat terobosan mulai ide sampai dengan implementasi. Merupakan pekerjaan yang tidak mudah memang, mengingat kondisi setiap daerah yang berneda-beda.

Smart City

Konsep “Kota Cerdas” saat ini hanya bisa diwujudkan dengan teknologi. Sebenarnya ini merupakan ungkapan untuk sebuah kota yang dapat mengoptimalkan teknologi untuk sistem pemerintahan dan komunikasi antara warga masayarakat dengan pemerintah daerah, sehingga pemerintah daerah dapat segera mengetahui kebutuhan, keluh kesah, atau usulan-usulan aspirasi dari warga secara langsung. Seperti halnya Jakarta yang mengoptimalkan berbagai startup di daerahnya untuk membentuk sebuah smart system.

Pemerintah perlu mengetahui “suara akar rumput” langsung dari masyarakat dengan ini pelayanan pemerintahan ke masyarakat akan menjadi lebih tepat sasaran, karena kebijakan pemerintah akan sesuai dengan keinginan warga. Laporan kejadian-kejadian di wilayah daerah juga langsung dapat dikirimkan oleh individu masyarakat langsung kepada Pemerintah Daerah (Pemda).

Memberdayakan Kentongan

Cara paling mudah untuk membangun smart city adalah input masukan dari masyarakat yang berupa mobile apps. Yang mana data input ini akan dikirimkan ke sebuah pusat data di pemerintah daerah dan diolah serta dianalisa. Dengan demikian setiap warga masyarakat dapat menyalurkan aspirasi nya serta pemerintah juga akan langsung mengetahui apa yang terjadi dan nge-trend di masyarakat.

Kentongan telah menyediakan fitur ini, mulai dari sumber data warga, data bencana, data laporan dari masyarakat ke Ketua RT yang mana mungkin juga membutuhkan peran serta pemerintah daerah. Data informasi kegiatan serta kas RT yang dapat dirangkum menjadi kas daerah juga dapat dipantau oleh pemerintah daerah. Untuk itu akan sangat cocok untu menerapkan Kentongan sebagai sumber data dari masyarakat untuk pemerintah daerah.

Saat ini tim Kentongan sedang berdiskusi tentang penerapan Kentongan di seluruh RT di Kabupaten Sleman. Setelah mendapatkan keputusan dan arahan dari Kepala Daerah dan dinas terkait, maka Kabupaten Cerdas Sleman akan segera dimulai. Menjadi sebuah kabupaten yang berbasis teknologi di setiap individu masyarakatnya. Kapan daerah Anda akan menyusul ? Segera coba dan terapkan Kentongan di wilayah Anda, langsung dapat di download dari Google Play Store atau AppStore, atau dengan kilk tautan berikut

Informasi terkait: